Lompat ke konten Lompat ke sidebar Lompat ke footer

Tekanan Zat Cair Terintegrasi Etnosains Pembuatan Perahu Tradisional untuk Kelas IX Karya Zahra Ningsih

Menemukan Sains di Balik Kehebatan Perahu Tradisional

Bagaimana sebuah perahu kayu dapat mengapung, tetap stabil, dan mampu mengarungi perairan? Di balik keterampilan para pengrajin perahu tradisional, tersimpan pengetahuan turun-temurun yang ternyata memiliki hubungan erat dengan prinsip-prinsip ilmu pengetahuan alam.

Melalui buku Tekanan Zat Cair Terintegrasi Etnosains Pembuatan Perahu Tradisional, pembaca diajak menjelajahi kekayaan budaya maritim Sumenep sekaligus memahami konsep tekanan hidrostatis dan Hukum Archimedes melalui fenomena nyata dalam kehidupan sehari-hari. Pembahasan mengenai sejarah dan jenis perahu, bagian-bagian badan perahu, pemilihan bahan, hingga praktik pembuatannya menjadi jembatan yang menghubungkan kearifan lokal dengan konsep ilmiah.

Dirancang untuk pembelajaran IPA kelas IX, buku ini menghadirkan pengalaman belajar yang aktif dan kontekstual melalui pendekatan Project Based Learning (PjBL). Peta konsep, kegiatan pengamatan dan eksperimen, proyek miniatur perahu, latihan soal, serta lembar refleksi membantu peserta didik mengembangkan pemahaman, kreativitas, kemampuan berpikir kritis, dan kolaborasi.

Lebih dari sekadar mempelajari teori, buku ini mengajak peserta didik menyadari bahwa sains hadir dalam setiap praktik kehidupan, termasuk dalam keterampilan tradisional yang diwariskan lintas generasi.

Saatnya belajar IPA dengan menjelajahi kearifan lokal, memahami rahasia sains, dan menumbuhkan kebanggaan terhadap warisan budaya maritim Indonesia.

Posting Komentar untuk "Tekanan Zat Cair Terintegrasi Etnosains Pembuatan Perahu Tradisional untuk Kelas IX Karya Zahra Ningsih"